Selasa, 04 Maret 2014

ASPEK-ASPEK SEMANTIK DAN ASPEK-ASPEK MAKNA


ASPEK-ASPEK SEMANTIK DAN ASPEK-ASPEK MAKNA
1. PENGERTIAN MAKNA
Makna adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari semantik selalu saja melekat dari apa saja yang kita tuturkan. ada pendapat para ahli yaitu Mansoer Pateda mengemukakan istilah makna merupakan kata-kata yang membinggungkan. makna tersebut selalu menyatu pada tuturan kata maupun kalimat. menurut ulman bahwa makna adalah hubungan antara makan dengan pengertian

(قصيدة) للحبيب عبدالله بن حسين بن طاهر باعلوى ya arhamarrohimin



(قصيدة)
للحبيب عبدالله بن حسين بن طاهر باعلوى
ياارحم الراحمين                           ياارحم الراحمين
ياارحم الراحمين                           فرج على المسلمين
ياربنا ياكريم                              ياربنا يارحيم

مفهوم التوسل pemahaman wasilah



مفهوم التوسل

يخطىء كثيرمن الناس في فهم حقيقة التوسل, ولذا فإننا سنبين مفهوم التوسل الصحيح في نظرنا وقبل ذلك لابد أن نبين هذه الحقائق.
أولا: أن التوسل هو احد طرق الدعاء وباب من ابواب التوجه إلى الله سبحانه وتعالى, فالمقصود الأصلى الحقيقي

ANTISIPASI TIGA ALIRAN YANG BERBAHAYA DALAM KONTEKS PENGEMBANGAN KADERISASI ASWAJA ( Oleh : Abdulloh Faizin, M.Pd )





ANTISIPASI TIGA ALIRAN YANG BERBAHAYA
DALAM KONTEKS PENGEMBANGAN KADERISASI ASWAJA
( Oleh : Abdulloh Faizin, M.Pd )
 

Otoritas dalam menginterpretasikan nilai Islam untuk kemudian merefleksikannya dalam jalinan hubungan vertikal-horizontal memang bukan milik siapa – siapa. Oleh karenanya, sikap mengamini dan mengimani perbedaan ( ikhtilaf ) adalah hal yang wajar. Akan tetapi bila kemudian muncul satu gerakan pemikiran yang cenderung seduktif pasca ikhtilaf kompromistis, baik terhadap komunitas Islam ataupun non Islam, maka tentu hal ini tidak lagi bias dikatakan sebagai suatu hal yang wajar.

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ASWAJA DALAM KONTEKS GERAKAN



IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ASWAJA DALAM KONTEKS GERAKAN
Oleh: Abdulloh Faizin MPd.
Aswaja yang sebagai manhaj al-taghayyur al-ijtima’I bisa kita tarik dari nilai-nilai perubahan yang diusung oleh Nabi Muhammad dan para sahabat ketika merevolusi masyarakat Arab jahiliyah menjadi masyarakat tercerahkan oleh nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan universal. Ada dua hal pokok yang menjadi landasan perubahan itu :

MATERI KULIAH SASTRA PSIKOLINGUISTIK



MATERI KULIAH SASTRA PSIKOLINGUISTIK
OLEH
ABDULLOH FAIZIN MPd.

1.Pengertian Psikolinguistik 

Secara etimologi kata psikolinguistik terbentuk dari kata psikologi dan kata linguistik yakni dua bidang ilmu yang berbeda, yang masing- masing berdiri sendiri dengan prosedur dan metode yang berlainan. Namun keduanya sama- sama meneliti bahasa sebagai obyek formalnya. Hanya obyek materinya yang berbeda, linguistik mengkaji struktur bahasa sedangkan psikologi mengkaji prilaku berbahasa atau proses berbahasa.


1. Pengertian Kesalahan Berbahasa



1.      Pengertian Kesalahan Berbahasa
Dalam bukunya yang berjudul “Common Error in Language Learning” H.V. George mengemukakan bahwa kesalahan berbahasa adalah pemakaian bentuk-bentuk tuturan yang tidak diinginkan (unwanted form) khususnya suatu bentuk tuturan yang tidak diinginkan oleh penyusun program dan guru pengajaran bahasa. Bentuk-bentuk tuturan yang tidak diinginkan adalah bentuk-bentuk tuturan yang menyimpang dari kaidah bahasa baku. Hal ini sesuai dengan pendapat Albert Valdman yang mengatakan bahwa yang pertama-tama harus dipikirkan sebelum mengadakan pembahasan tentang berbagai pendekatan dan analisis kesalahan berbahasa adalah menetapkan standar penyimpangan atau kesalahan. Sebagian besar guru bahasa Indonesia menggunakan kriteria ragam bahasa baku sebagai standar penyimpangan.