Senin, 05 Januari 2015

Pesan pesan abah Romo yai zainul anam/pengasuh pesantren Al balagh




PILIHLAH JAWABAN BERIKUT YANG BENAR !

Teks drama berikut untuk no.1 dan 2
Bacalah dengan cermat!


Maskun        : "Kau mesti peringatkan Suhita! Anak itu kian hari kian menjadi liar."                  Mardilah       : "Ada apa dengan Suhita, Pak? Tadi pun dia mengeluh karena katanya
kau marahi lagi. Sudah selayaknya kau berdamai dengan dia."
Maskun        : "Dia yang harus berdamai dengan aku."
Mardilah       : "Mengapa kau berperasaan demikian?"
Maskun         :"Tak tahu aku. Mulut anak itu semakin berbau racun. Barusan tadi dia
berkata, rumah ini rumah penjara. Dan akulah kepala penjaranya."                                                                      Mardilah       : "Adakah sesuatu yang salah, engkau tidak tenang. Adakah yang salah?"                                                                                                                  Maskun         : "Aku bukan orang yang lemah! Aku kuat! Kalau kau bisa melarang Suhita bercampur gaul dengan kawan-kawannya yang sok tahu politik itu, nah, baru tidak ada yang salah."

1.       Watak Suhita dalam kutipan drama tersebut adalah....
A.    Suka membantah
B.     Keras kepala
C.     Lapang dada
D.    Suka mengkritik
E.     Berpikiran sempit

2.       Konflik yang ada kutipan drama tersebut adalah
A.    Pertengkaran Mardilah dan Suhita tentang kegiatan Maskun.
B.     Maskun tidak disenangi Suhita karena tindakannya yang otoriter.
C.     Maskun dan Mardilah tidak suka kawan-kawan Mardilah.
D.    Maskun marah pada Mardilah karena Suhita ikut pergerakan politik.
E.    
Hari, Tanggal  : Rabu, 3 Desember 2014
Waktu             : 120 Menit
 
Suhita marah karena Mardilah membela Maskun



3.        Berikut ini yang bukan termasuk judul karya sastra melayu klasik adalah....
A.    hikayat raja-raja pasai
B.     sejarah negeri kebah
C.     sabai nan aluih
D.    bustan’u’s-salatin
E.     tenggelemnya kapal van der wijk.

Bacalah kutipan naskah drama berikut!
Pertemuan Dua Hati, sebuah novel karya N.H. Dini yang diterbitkan oleh Gramedia tahun 1986, bercerita tentang Bu Suci, seorang guru mempunyai murid yang sulit diatur dan sering membuat kekacauan di sekolah. Bu Suci bertekad untuk mengembalikan Washito, si anak bengal menjadi murid yang wajar. Namun, ia mendapat masalah lain dari anaknya sendiri yang ternyata mengidap penyakit ayan. Dengan segala usahanya, akhirnya pada akhir tahun ajaran, Washito naik kelas dan menjadi siswa yang baik. Anak Bu Suci pun memperlihatkan tanda-tanda kesembuhan dan semakin membaik.
4.         Kalimat resensi yang tepat sesuai dengan penjelasan tersebut adalah...
A.    Dalam novel Pertemuan Dua Hati karya N.H.Dini memperlihatkan persoalan
dunia pendidikan
B.     N.H Dini dalam novel ini memberikan gambaran tentang dunia pendidikan di
Indonesia
C.     Seorang guru ideal Tampak pada tokoh Bu Suci dalam novel Pertemuan Dua
Hati karya N.H.Dini
D.    Tema novel ini memperlihatkan kekuatannya untuk menjadi acuan bagi orang tua.
E.     Novel ini hendak memberitahukan bahwa tugas mendidik siswa tidaklah mudah.

Cermati penggalan cerpen berikut ini!
Wajah kasar seperti tengkorak, kulitnya liat seperti belulang, pipinya selalu menonjol oleh seser bakau yang ada dalam mulutnya, jalannya tegak seperti seorang maharani yang angkuh (Nugroho N,’’Mbah Danu”).

5.        Watak pelaku pada cerita diatas dilukiskan melalui....
A.    dialog antar pelaku
B.     percakapan pelaku lain
C.     paparan langsung pengarang
D.    lukisan bentuk lahiriah pelaku
E.     nama pelaku

6.      Jika kalian memerankan tokoh pengemis, akting kalian sebaiknya...
A.    berdiri gagah, tangan berkacak pinggang, dan kepala mendongak
B.     kaki sedikit menekuk, berjalan pincang, dan tubuh lemah tangan menegadah.
C.     wajah menatap tajam nke arah penonton, akting liar, dan seakan siap untuk bertarung
D.    berjalan  mengesot, tubuh bergerak-gerak tak tentu arah
E.     berpose perlente, menggunakan jas, dan membawa koper kerja

7.      Berikut yang merupakan unsur ekstrinsik dalam hikayat, yaitu...
A.    tema                                
B.     latar
C.     penokohan                     
D.    setting
E.     gambar sosial budaya

8.        Periodesasi sastra adalah ….
A.       aturan sastra
B.       tahapan waktu  sastra
C.       kemajmukan sastra
D.       tingkatan kualitas sastra
E.        waktu sastra




9.        Salah satu tokoh angkatan 30-an adalah ….
A.       HB. Jassin
B.       Gus mus
C.       WS Rendra
D.       Ainun Najib
E.        Armin Pane.

10.  Informasi yang benar tentang tokoh H.B Jassin berikut ini adalah ....
A.    Sastrawan dan kritikus tertemuka indonesia
B.     yang membangun dokumentasi sastra
C.     sastrawan yang terkemuka indonesia yang
D.    merintis rumah kaca
E.     sastrawan yang merintis perpustakaan

11.  Puisi yang berasal dari arab adalah.....
A.    prosa         
B.     resensi
C.     puisi           
D.    syair
E.  esai
 
12.    Pengertian unsur intrinsik yang tepat, yaitu...
A.    Unsur yang dimiliki oleh pengarang, misalnya agama
  1. Unsur yang dimiliki oleh pengarang, misalnya budaya
  2. Unsur yang secara tidak langssung mempengaruhi terbentuknya karya sastra
  3. Unsur yang membangung secara langsung suatu karya sastra
  4. Unsur yang berubah maksud secara mendalam, jadi bukan alur, setting, atau penokohan

13.     Unsur-unsur/pernyataan berikut ini yang tidak terdapat di dalam sebuah resensi adalah...
A.    Kelebihan karya tulis
B.     Kekurangan karya tulis
C.     Resensi ditujukan kepada pembaca/calon pembaca
D.    Resensi ditujukan kepada penulis karya bersangkutan agar dapat memperbaiki kekurangannya
E.     penawaran terhadap karya tulis bersangkutan



14.     Bagian resensi yang berupa identitas buku terdapat pada bagian berikut..
A.    Penerbit, pengarang.
B.     Kelebihan karya tulis
C.     Kekurangan karya tulis
D.    Resensi di tujukan kepada pembaca/calon pembaca
E.     Bujukan agar buku laku dipasaran

15.     Salah satu metode berakting adalah emosional, artinya...
A.    Memerankan dengan mendasarkan pada perasaan yang dominan
B.     Mendasarkan diri pada kecerdasan
C.     Mendasarkan diri pada intelektual pemain
D.    Mendasarkan diri pada aspek berpikir
E.     Mendasarkan diri pada teknik berakting

Perhatikan penggalan drama berikut.
Ibu :   kau sudah mandiri,den kau seharusnya
    mampu membuat keputusan yang
    terbaik bagi diri sendiri dan lebih
    bertanggung jawab terhadap kehidupan
    mu. Sekarang pikirkan dahulu baik baik
    sebelum mengambil keputusan. Apapun
    yang kamu ambil, ibu percaya itu
            merupakan keputusan terbaik bagimu
 
Penggalan drama untuk soal nomor 16 dan 17







.



16.         Tema penggalan drama tersebut di atas adalah ….
A.    Nasehat orang tua
B.     Perintah orang tua
C.     Larangan orang tua
D.    Aturan orang tua
E.     Sindiran orang tua

17.         Kata kata yang di sampaikan ibu menggunakan karakter ….
A.       Sedih
B.        Marah
C.        Bijaksana
D.       Acuh tak acuh
E.        Kasar

18.         Yang berperan dalam memimpin dan mengarahkan drama adalah....
A.    Pemain
B.     Sutradara
C.     Penata kostum
D.    Pembaca ulasan pementasan
E.     Penonton

19.         Sebelum membuat resensi sebuah karya, kita harus menyimpulkan terlebih dahulu...
A.    Isi masing-masing sasaran resensi
B.     Isi sinopsis
C.     Jenis resensi yang akan dibuat
D.    Komentar atas kehidupan pendengarnya
E.     Biografi penulis yang akan diresensi karyanya

20.          Berikut ini yang tidak termasuk hal yang dapat dilihat penonton dari pementasan drama, yaitu....
A.    mimik dan pantomimik
B.     blocking
C.     naskah
D.    akting
E.     seni olah vokal

21.           Berikut ini yang bukan hal-hal yang perlu dibahas dalam membuat resensi buku,kecuali adalah...
A.    Penawaran buku.
B.     Nilai buku
C.     Keunggulan buku       
D.    Gaya bahasa.
E.     Kelemahan buku.

Cermati penggalan esai berikut ini!


Dunia sastra pada tahun 1990-an hingga saat ini tidak hanya didominasi oleh perempuan muda yang kritis, cerdas, dan penuh imajinasi dalam penulisan karyasastra. Era ini juga ditandai pula dengan tingginya apresiasi pembaca karya sastra yang dilahirkan oleh sejumlah penulis. Perempuan dalam sastra, 2003” 


 
 











22. Simpulan paragraf esai tersebut adalah . . ..
A. Hal inilah yang dialami oleh sejumlah penulis perempuan.
B. Sejumlah penulis perempuan berhasil meraup royaliti yang tidak sedikit.
C. Oleh karena itu, jangan menganggap remeh penulis perempuan.
D. Dapat dikatakan penulis perempuan saat ini tidak saja kaya kecerdasan dan imajiasi penulis tetapi merajai pasar buku sastra Indonesia.
E. Menjadi penulis berari mengantarkan diri ke gerbang kemiskinan.

Bacalah kutipan Sastra Melayu Klasik berikut dengan seksama untuk menjawab soal no.23 dan no.24!
Pemburu itu merentangkan jaringnya dan membubuh umpannya berkeliling, kemudian bersembunyilah ia di balik hutan itu.
Seketika datanglah sekawan burung tekukur, adalah dalam sekawan tekukur itu seorang rajanya. Sekalian tekukur itu singgahlah memakan umpan itu.. sekaliannya itu pun terkenalah jaring itu.
Demi dilihat oleh pemburu itu segala tekukur itu sudah terkena jaring, sukacitalah ia terlalu sangat serta berlari-lari datang hendak menangkap burung itu. Pada ketika itu berkatalah raja tekukur itu kepada segala rakyatnya, "Hai kamu sekalian, dengarlah olehmu bicaraku. Sementara belum datang pemburu itu, hendaklah kamu sekalian terbangkan jaring itu, supaya kitaterlepas daripada bahaya ini."
Demi didengar oleh segala tekukur itu akan titah rajanya, sekaliannya itu pun terbanglah ke udara membawa jaring itu.

(Hikayat Kalilah dan Damnah)

23.        Kemustahilan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ...
A.    Sekawanan burung tekukur menerbangkan jaring yang berisi teman-temannya
yang terjerat.
B.     Sekawanan burung tekukur memakan umpan yang ditebarkan pemburu di
sekeliling jaring.
C.     Dalam sekawanan burung tekukur terdapat seekor burung sebagai rajanya. ~
D.    Raja tekukur ikut terbang bersama rakyatnya dan terjerat jaring pemburu.
E.     Seorang mempunyai pikiran yang cerdik untuk melepaskan rakyatnya dari
kebinasaan.

24.  Nilai sosial yang tampak pada kutipan amanat tersebut adalah ....
A.       Memberi makan burung-burung bebas
B.        Raja ikut sengsara bersama rakyatnya
C.        Menolong sesama dari kesulitan atau bahaya
D.       Bersukacitamelihat jerat mengenai sasaran
E.        Mengecoh musuh dengan tipuan

25.  Amanat yang terdapat dalam penggalan hikayat tersebut adalah . . .
A.       Pemimpin harus memipin menyelematkan dan merasakan apa yang dirasakan rakyat.
B.        Tuntunlah orang yang berbuatdosa agar kembali ke jalan yangbenar.
C.        Janganlah melakukan perbuatan yang melangar norma dalam masyarakat.
D.       Carilah cara yang tepat untuk menasehati seseorang tersebut agar tidak tersinggung.
E.        Janganlah kasar kepada semua makhluk ciptaan Tuhan.

     Cermati penggalan cerpen
Cermati kutipan cerpen berikut


Prabu dan Ratu sangat menyayangi putrinya. Mereka memberi putrinya apapun yang dia inginkan. Namun, itu membuatnya menjadi gadis yang manja. Kalau keinginannya tidak terpenuhi, gadis itu akan marah. Ia bahkan sering berkata kasar. Walaupun begitu, orangtua dan rakyat di kerajaan itu mencintainya. Hari berlalu, Putri pun tumbuh menjadi gadis tercantik di seluruh negeri. Dalam beberapa hari, Putri akan berusia tujuh belas tahun. Maka para penduduk di negeri itu pergi ke istana. Mereka membawa aneka hadiah yang sangat indah. Prabu mengumpulkan hadiah-hadiah yang sangat banyak itu, lalu menyimpannya dalam ruangan istana. Sewaktu-waktu, ia bisa menggunakannnya untuk




kepentingan rakyat.
 
 












26.     Watak tokoh putri dalam kutipan tersebut adalah....
A.     manja, egois dan baik
B.     penyayang,egois,dan manja 
C.     kasar, egois, dam baik
D.     pemarah, manja, dan kasar
E.      manja, baik, dan penyayang

27.          Pendeskripsian watak tokoh putri yang digunakan dalam kutipan adalah….
A.     dialog antartokoh
B.     tanggapan tokoh lain
C.     lingkungan tokoh
D.     pikiran tokoh
E.      situasi tokoh

Cermati Kutipan novel
“Anak kecil” Dia tertawa mengejekku. ”Mengapa duduk dibelakang? Sini! Sini, duduk dimuka! Masih ada tempat.”2) Tangannya melambai, lalu mendekat, berjalan kearah belakang bangku-bangku.3) “Tidak, Pak! Disini saja, ”jawabku.4) Dia berdiri di samping bangkuku. Tidak ada yang duduk bersamaku.5) “Mengapa? Supaya paling akhir mendapat giliran?”tanyanya.6) Seisi kelas tertawa.7) “Tidak, Pak,” kataku lagi,”Supaya dapat melihat orang-orang lain. Sedangkan mereka, yang duduk di depan, harus berpaling untuk melihatku

28.  Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam penggalan tersebut adalah . . .
A. orang pertama pelaku utama
B. orang pertama sebagai pengamat
C. orang ketiga serba tahu
D. orang ketiga pelaku utama
E. orang ketiga pelaku sampingan

29.  Watak tokoh “Aku” dideskripsikan dengan cara . . . .
A. pelukisan dengan bentuk fisik tokoh.
B. penggambaran lingkungan sekitar tokoh
C. pengungkapan jalan pikiran tokoh
D. dialog antar tokoh
E. tangkapan tokoh lain


Bapak        :Mereka datang,cepatlahbertindak!Dan kau anakku, ikutlah bersama bakal suami mu!
Bungsu      : Bapak juga . . . .
Bapak        :Tidak! Aku tidak akan pergi.Aku akan tetap di sini.Mereka pasti akan segera kemari. Mereka akan menjumpai jenazah abangmu. Dan, aku akan bikin perhitungan dengan mereka. Pistol ini akan memadai untukitu.
Bungsu      : Tidak!  Bapak mesti ikut kami.
Terdengar ledakan bom-bombergemuruh, bersusul tembakan meriam-meriam.
Perwira      : Cepat pergilah! Cepat!
Bungsu      : Selamatlah, ya Bapak.
Bapak        : Selamat berjuang. Berbahagialah. Lahirkanlah pahlawan-pahlawan Tuhan bersama kalian. Selamat berjuang !
(Dalam domba Revolusi)

 
Cermati teks di Bawah ini !













30.     Masalah yang diungkapkan dalam kutipan naskah drama tersebut adalah. . .
A. Seorang bapak mengalami depresi karena suasana pertempuran yang mengerikan.
B. Keadaan seorang Bapak yang sedih karena akan ditinggal anak perempuannya yang akan segera menikah dengan laki-laki pilihannya.
C. Orang tua yang menginginkan kedua anaknya bahagia dan terlepas dari ancaman.
D. Orang tua yang ditinggalkan oleh anaknya karena berjuang melawan penjajah.
E. Orang tua yang berkorban demi anaknya yang akan menikah dengan laki-laki pilihan anaknya.

Puisi berikut untuk soal nomor 31 dan 33

Malam Lebaran
Bulan di atas kuburan
(Sitor Situmorang)
31.  Pengindraan yang dipakai oleh pengarang adalah ….
A. Penglihatan
B.  Peraba
C.  Perasan
D. Penciuman.
E.  Pendengaran

32.  Pengarang melambangkan kegembiraan pada puisi di atas dengan kata ….
A. malam dan kuburan
B.di atas kuburan
C. kuburan dan malam
D. kuburan dan lebaran
E. bulan dan lebaran

Tuhan Telah Menegurmu
Karya Apip Mustofa
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
lewat perut anak-anakmu yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu
lewat semayup suara adzan
Tuhan telah menegurmu dengan telah cukup menahan kesabaran
lewat gempa bumi yang bergoncang
deru angin yang meraung-raung kencang
Hujan banjir yang melintang pukang

Adakah aku dengar?
33.        Suasana yang tergambar dalam puisi di atas adalah….
A.       Sunyi
B.        Sepi
C.        Prihatin
D.       Putus asa
E.        Marah

Tidak, rakyat sederhana tidak mau perang, ia hanya mau hidup sederhana dan hidup bebas dari ketakutan esok hari tidak mempunyai celana. Tapi orang tinggi-tinggi dan besar-besar rnau perang, yang satu untuk demokrasi dan yang lain kemakmuran bersama di Asia Timur Raya. Kusno tidak tahu arti demokrasi dan perkataan kemakmuran sangat menarik hatinya. Ia sebenarnya ingat kepada celananya. Kemakmuran baginya celana.(Dari Kisah Sebuah Celana Pendek karya Idrus).

 
Cermati penggalan cerpen berikut ini!











34. Ciri khas yang menampakkan bahwa penggalan cerita di atas termasuk karya sastra pada masa Jepang adalah ....
A. banyak menggunakan kata sehari-hari
B.  melukiskan kehidupan pada masa perang.
C. menyentuh perasaan yang membacanya
D. menggunakan lambang dalam mengungkapkan maksud
E.   isinya menggambarkan kehidupan nyata rakyat kecil

Cermati penggalan cerpaen berikut.
Pak Kepala Kanwil berkata dengan pelan dan pasti, namun cukup menusuk perasaan Setyani. Sosok pemimpin yang tegas dan kaku menurut Setyani itu, berulang –ulang mengucapkan kata-kata mutiara yang menyebalkan. Hati Setyani berletupan, “Ya, Bapak tidak mengalami sih, coba kalau istri Bapak yang harus memilih ultimatum itu. Bagaimana  sikap Bapak? Bagaimana perasaan Bapak?
 
Memang benar sebagai seorang pimpinan Bapak bersikap tegas. Tetapi apakah tidak ada pertimbangan lain yang bersifat lebih manusiawi.Mengapa Bapak tidak menelusuri mengapa suamimu pindah? Apa alasan pindah tugas? Bapak hanya menyapu rata. Bapak hanya menyapu bersih, mengambil permukaan saja tanpa mengikutsertaan perasaan.Yang ini telah dilupakan Bapak. Bukankah Bapak juga sebagai kepala keluarga yang dalam keseharian juga dikelilingi oleh anak dan istri yang setia? Di kantor memang Bapak pimpinan yang wibawa dan tegas.Tetapi, apakah salah jika dalam mengambil keputusan dan mengeluarkan pertimbangan, yaitu nurani dan kemanusiaan misalnya. Semua permasalahan toh ada solusinya.
Susi Purwani. ‘Sebuah Ultimatum

35. Nilai moral yang terkandung dalam penggalan cerpen tersebut adalah . . .
A. Pemimpin yang baik mengambil keputusan secara tegas danmempertimbangkankemanusiaan.
B. Sikap tegas dan wibawa pemimpin epada bawahannya tanpa pilih kasih atau adil.
C.  Kesulitan seseorang dalam mengambil keputusan yangterbaik karena mempertimbangkan keadilan.
D. Kepedulian pimpinan terhadap masalah tegas dan keluarga yang kedua hal tersebut sama beratnya.
E.   Risiko seorang dalam menjalankan tugas dan kewajiban sebagai anak buahnya.

36. Nilai budaya yang terkandung pada cerpen di atas yaitu ….
A.  Saling melecehkan antara pemimpin dan bawawahan
B.  Pembiasaan musawarah serta saling menghargai
C.  Saling tidak menghargai satu  sama lain
D.  Tidak mau tahu urusan orang lain
E.   Tanpa pertimbangan jika ada masalah

37. Amanat yang diungkapkan dalam penggalan cerpen tersebut adalah . . .
A.Jadilah pemimpin yang adil dalam menjalankan tugas.
B. Seorang bawahan harus dapat menerima keputusan pemimpin.
C. Pemimpin harus dapat memisahkan antara tugas dan kewajiban.
D. Seorang pemimpin juga berkewajiban lupa terhadap keluarga sendiri.
E   Pengambilan keputusan hendaknya    mempertimbangkan sisi kemanusiaan.

Perhatikan hikayat berikut!
Setelah datangnya umurnya Hujah Maimun lima tahun, maka terlalulah baik pekertinya serta bijaksana. Maka diserahkan oleh bapanya Hujah Maimun mengaji kepada mualim Subyan.
(Hikayat Bayan Budiman)

38. Kebiasaan orang tua untuk menyekolahkan atau mengikutkan anaknya kepada guru tertentu pada jaman dahulu adalah termasuk….
A. nilai moral
B. nilai religi
C. nilai budaya
D. nilai so
sial
E. nilai humanities
Perhatikan hikayat berikut!


Maka raja gajah pun heranlah, seraya katanya,”Ada juga rupanya kebesaran pelanduk jenaka itu maka segala isi rimba takluk kepadanya itu. Maka jikalau demikian, baiklah aku coba kesaktian dan ilmunya itu. Jika aku kalah olehnya, takluklah aku kepadanya dan jika aku menang, niscaya aku dipuji oleh segala rimba ini.”
(Hikayat Pelanduk Jenaka Menundukkan Raja Gajah)

 
 














39.     Berdasarkan penggalan hikayat di atas, watak tokoh raja gajah adalah….
A.
Merendah
B.
Sabar
C.
Jenaka
D.
Besar kepala
E.
Alim

Cermati kutipan cerpen di bawah



Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.

 
 









40.  Bukti kutipan cerpen berlatar sore adalah....
A.    Mentari meredup
B.     Mentari di sebelah timur
C.     Ketika kerumunan tidak bersama
D.    Kebohongan yang disampaikan tokoh   kamu
E.     Ku ingin kau berbohong padaku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar